Pimpin Rapat Perdana, Gaya Komunikasi 'Tanpa Sekat' Karo Organisasi Erman Monoarfa Langsung Curi Perhatian Staf!
GORONTALO — Suasana baru mewarnai Ruang Reformasi Birokrasi (RB) pada Selasa (13/10/2026) pagi. Tepat pukul 08.00 Wita, Kepala Biro Organisasi yang baru, Erman Monoarfa, memimpin rapat kerja perdananya bersama seluruh jajaran Kepala Bagian dan staf. Pertemuan ini menjadi langkah awal konsolidasi internal untuk mempercepat akselerasi kinerja di penghujung tahun.
Rapat diawali dengan pemaparan komprehensif dari para Kepala Bagian mengenai capaian dan hasil kerja yang telah berjalan selama periode Januari hingga Oktober 2026. Evaluasi program ini menjadi pijakan bagi pimpinan baru untuk memetakan tantangan dan menentukan arah kebijakan biro ke depan.
Lebih lanjut, Erman memberikan penekanan khusus pada peningkatan akuntabilitas kinerja instansi. "Tugas besar kita ke depan adalah berupaya keras menaikkan nilai dan indeks yang ada pada Biro Organisasi. Terutama nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) kita, yang saat ini masih berada di predikat B. Kita harus targetkan lompatan pencapaian yang lebih tinggi," tegas Erman.
Untuk mewujudkan target tersebut, ia menginstruksikan transformasi pola kerja. Erman meminta seluruh jajaran untuk menerapkan cara kerja yang efektif dan efisien dengan memaksimalkan teknologi informasi guna mempercepat penyelesaian administrasi dan pelayanan. Ia menegaskan agar tidak ada lagi budaya menunda-nunda pekerjaan.
Menyadari pentingnya soliditas tim, Erman juga memastikan penerapan gaya kepemimpinan yang terbuka (open-door policy). Ia meminta para staf untuk terus menjaga semangat dalam bekerja. "Jika ada tugas-tugas atau kendala yang memang berurusan langsung dengan Kepala Biro, silakan komunikasi secara direct. Pintu saya selalu terbuka untuk koordinasi cepat," tambahnya.
Sebagai penutup, Erman mengingatkan peran krusial Biro Organisasi sebagai "dapur" dari tata kelola pemerintahan daerah. Ia menanamkan visi bahwa perbaikan sistem dan tata laksana di dalam biro akan berdampak langsung pada seluruh instansi lainnya.
"Biro Organisasi harus menjadi role model bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Oleh karena itu, saya tidak ingin kita bekerja hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Mari bekerja dengan integritas dan empati. Kita adalah satu tim, mari saling mendukung untuk menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target yang tinggi, tetapi juga nyaman dan sehat bagi kita semua," pungkas Erman yang disambut dengan antusiasme dari seluruh staf yang hadir.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.