In-Depth Interview Evaluasi SAKIP 2026, Pemprov Gorontalo Perkuat Akuntabilitas Kinerja
In-Depth Interview Evaluasi SAKIP 2026, Pemprov Gorontalo Perkuat Akuntabilitas Kinerja
GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengikuti rangkaian in-depth interview dalam rangka Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi SAKIP Pemerintah Provinsi Gorontalo secara menyeluruh, yang mencakup kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
In-depth interview dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo bersama jajaran terkait. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan semakin berorientasi pada hasil dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam proses evaluasi, Kementerian PANRB melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek penyelenggaraan SAKIP, mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran dan pencapaian kinerja, pelaporan, hingga pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar perbaikan kinerja organisasi.
Bagi Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, proses in-depth interview tidak hanya menjadi tahapan evaluasi, tetapi juga momentum untuk melihat kembali kualitas manajemen kinerja pemerintah daerah secara menyeluruh.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, Heriyanto Uwete, menyampaikan bahwa tahapan wawancara mendalam ini merupakan buah dari persiapan dan asistensi teknis yang telah dimatangkan sebelumnya bersama seluruh perangkat daerah terkait.
"Evaluasi mendalam oleh Kementerian PANRB hari ini menjadi momentum strategis untuk membuktikan sejauh mana keselarasan antara target perencanaan, pelaksanaan program kerja, dan efektivitas anggaran di lapangan. Melalui tahapan ini, kita ingin memastikan bahwa data kinerja yang disajikan tidak sekadar rapi di atas kertas, melainkan mencerminkan dampak dan manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Heriyanto di sela-sela kegiatan.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara perencanaan pembangunan, program dan kegiatan perangkat daerah, penggunaan anggaran, serta hasil yang ingin dicapai. Dengan demikian, setiap program pemerintah memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut, Heriyanto menekankan pentingnya pergeseran pola pikir jajaran birokrasi dalam memandang substansi SAKIP itu sendiri. Menurutnya, akuntabilitas harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam tata kelola harian setiap instansi.
"Kami di Biro Organisasi terus mendorong perangkat daerah agar memandang SAKIP bukan semata-mata kewajiban administratif tahunan, melainkan sebagai kompas manajemen kinerja pemerintah daerah. Dengan indikator yang tajam, data capaian yang valid, serta tindak lanjut evaluasi yang konsisten, kita optimistis perolehan nilai SAKIP Provinsi Gorontalo tahun ini akan mencatatkan peningkatan yang positif dan berdampak," tambahnya.
Melalui pelaksanaan evaluasi SAKIP Tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja di seluruh perangkat daerah.
Dengan penguatan tersebut, SAKIP diharapkan semakin mampu menjadi instrumen untuk memastikan setiap kebijakan dan anggaran pemerintah benar-benar diarahkan pada pencapaian target pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.