Biro Organisasi – Memasuki Bulan Agustus 2023, Biro Organisasi kembali melakukan evaluasi Reformasi Birokrasi Daerah dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Daerah (RB dan SAKIP), (8/8/23).
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk repat pembahasan ini guna membahas persiapan apa saja yang harus dipersiapakan dalam mengevaluasi RB dan SAKIP. Sebagaimana pada tahun 2022 dan 2023 yang menjadi fokus utama tidak lagi delapan area perubahan namun yang menjadi fokus Biro Organisasi dalam penilaiaan RB dan SAKIP terdapat lima indikator yakni kemiskinan, inflasi, investasi, Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan digitalisasi pelayanan publik.

Hadir pada rapat pembahasan ini diantaranya Inspektorat, Biro Hukum, Biro Pengadaan, Biro Pengendalian Ekonomi dan Pembangunan, Badan Kepegawaian daerah, Bapppeda, Badan Keuangan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan Daerah, serta Tim RB dan SAKIP Biro Organisasi.
Dalam arahannya kepala Biro Organisasi Sri Wahyuni mengatakan, selain Pemerintah Pusat dalam hal ini MenPAN-RB mengevaluasi terkait RB tematik. Pemprov juga dinilai terkait RB General yang merupakan tindak lanjut dari delapan area perubahan yang sebelumnya dilakukan penilaian manidiri oleh Biro Organisasi. Sehingga pertemuan ini tidak lagi membahas tentang materi seperti apa RB general dan sepeti apa RB tematik. Tetapi pertemuan ini guna untuk mendapatkan satu rumusan dan satu pegangan ketika evaluasi ini sudah dijalankan oleh KemenPAN, Ungkapnya.
Selain itu, Sri Wahyuni juga selalu menginstruksikan pejabatnya di lingkup biro untuk mempersiapkan hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam hal penilaian RB dan SAKIP. Jadi yang menjadi fokus utama SAKIP ini dan tentunya menunjang RB adalah bagaimana pemprov gorontalo mengkolaborasikan program-program pengentasan kemiskinan termasuk Stunting di Provinsi Gorontalo. Dengan program-program dan cascading yang ada, ia berharap pemerintah pusat menilai Provinsi Gorontalo masuk dalam salah satu provinsi yang mengedepankan pengentasan kemiskinan dan penurunan angka Stunting.
Dengan pembahasan RB dan SAKIP ini Sri Wahyuni berharap Provinsi Gorontalo menjadi salah satu provinsi yang dinilai oleh pusat dapat menurunkan angka Stunting dan pengentasan kemiskinan sehingga nilai RB pemprov bisa naik menjadi BB.
Pewarta, Ian/Nasrianti



