Biro Organisasi-Kepala Biro Organisasi Provinsi Gorontalo Sri Wahyuni D. Matona membuka Asistensi Best Practice Reformasi Birokrasi Cluster 3, Selasa (07/3) di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.
Sri Wahyuni dalam arahannya menyampaikan bahwa di tahun 2023 ini kita akan melakukan intervensi 0,4 poin untuk memenuhi indeks BB. Untuk itu mohon perhatiannya dari masing-masing OPD karena sedikit lagi kita sudah masuk ke indeks BB ujar Sri Wahyuni.

Perlu diingatkan lagi bahwa Reformasi Birokrasi sudah mengalami perubahan dari yang kemarin kita mengintervensi ada 8 area perubahan. Alhamdulillah, dengan adanya perubahan yang terjadi kita hanya melakukan intevensi pada 4 prioritas untuk RB tematik jelas Sri Wahyuni.
Lebih lanjut dikatakan olehnya 4 prioritas tersebut adalah mempercepat pencapaian penurunan kemiskinan meningkatkan investasi daerah, menjalankan pelayanan publik berbasis digital pada setiap lini dan mengendalikan infalasi dengan memacu belanja produk dalam negeri.
Sehingga bapak/ibu tidak perlu lagi mengerjakan 300-san indikator, cukup dengan menurunkan angka kemiskinan RB kita sudah pasti naik, termasuk dengan penurunan angka stunting kata Sri Wahyuni.
“Tentunya kalau kita sudah memastikan bahwa angka kemiskinan telah mengalami penurunan ini dibuktikan dengan bukti eviden bukan hanya sekedar lisan,” imbuhnya.
Eviden-eviden yang menjadi perhatian ini alangkah baiknya dituang dalam bentuk legalitas entah dalam bentuk pergub atau SK gubernur supaya sah dimata hukum dan menghindari klaim dari pihak lain imbau Sri Wahyuni.
Diakhir arahannya Sri Wahyuni mengingatkan inovasi itu tidak harus dalam bentuk aplikasi sehingga apa yang dilakukan oleh OPD yang memberikan dampak yang baik agar dapats disampaikan kepada tim asistensi.
Pewarta : Nasrianti



