Aspirasi NKRI Radio RH Topik Human Capital Transformasi

Host : Birokrasi berkelas dunia tentunya akan membutuhkan proses yang cukup panjang dan semoga kedepan tidak hanya akan menjadi wacana saja seperti kata pak budi selaku kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo memberikan penguatan-penguatan apa sih sebenarnya di lingkup Bank Indonesia yang sebenarnya  harus dilakukan agar bisa menjadi contoh bagi instansi-instansi lain. Pak Aryanto, apa tanggapan bapak terkait dengan hal ini?

 Kalau kita merujuk kepada Kemenpan, Kemenpan RB itu sekarang lagi mendesain yang disebut dengan “Arsitektur Human Capital” jadi arsitekturnya itu dibangun kalau dilihat dari sisi budaya kerja seperti yang dikatakan pak budi tadi banyak menggambarkan soal budaya kerja jadi dalam arsitektur human capital itu Ada yang disebut dengan, Employer, Value, dan prefosision. Jadi persinggungan antara ekspektasi  yakni ekspektasi karyawan dan ekspektasi dinas. Nah bagi karyawan dia mengekspek, organisasi di tempat ia bekerja itu ada peluang untuk dia pengembangan karir, ada peluang untuk dia mndapatkan reward atau penghargaan dia harus ada kebanggaan untuk melayani. Dan yang paling menarik dari survey kemenpan RB, ada pertanyaan : apa sebetulnya yang melatarbelakangi anda masuk dan ingin menjadi PNS?  Ternyata 80 % mengatakan karena dia bangga melayani bangsa.


Dari sisi ASN dia berharap ASN itu berkinerja. Artinya setiap ASN harus memenuhi visi, misi gold. Jadi organisasi sudah menetapkan goldnya dan si organisasi itu berharap si ASN harus memenuhi itu. Ya kedua harus memenuhi struktur organisasi dan yang terakhir dia harus berperilaku budaya kerja. Budaya kerja ini yang kemaren diluncurkan oleh presiden pada tanggal 27 juli melalui corvelius ASN.  Dimana di organisasi di lingkungan kementerian dimana saja selalu ada moto untuk jadi bahan perilaku. Diantaranya, profesional, menjadi mandiri, transparan dan produktif. Setelah dibedah oleh deputi kemenpan di DPRD dikatakan ternyata semuanya sama.Maka dicarikanlah jargon-jargon semua ini menjadi jargon yang disebut dengan BerAkhlak (Berorientasi pelayanan, akuntabel, Kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif). Artinya kemenpan mengganggap semua jargon-jargon perubahan budaya kerja di seluruh instansi pemerintah harus merujuk pada hal ini. Karena ini adalah sari dari semua jargon perubahan.

Dialog Transformasi Human Kapital BI dan Biro Organisasi

Host : Berarti kita harus merujuk ke birokrasi berkelas dunia itu artinya kita harus bersaing dengan daerah-daerah yang berada di Negara maju atau seperti apa ini pak?

Aryanto : saya pikir itu ada benarnya. Karena kita mempunyai sumber daya alam (SDA)  siapa yang bisa mengelola dengan baik tentu akan menghasilkan yang lebih baik pula. Kita bayangkan kita punya sumber daya alam tapi kita tidak mampu memanage itu, tentu orang lain yang akan memanagenya. Yang sering luput dari manajemen ASN kita bahwa ada kebutuhan satu sama lain seperti yang disampaikan oleh pak budi selaku kepala Bank Indoinseia bahwa kalau dia (ASN) tidak bisa mencapai gold organisasi maka bisa tergelincir dengan sendirinya. Begitu juga dengan saya jika saya tidak bisa mencapai gold organisasi ini yaa saya bisa pindah! Nah inilah yang akan dilakukan oleh Kemenpan RB dalam mendesain arsitektur Human Capital yang sementara disahkan. Kami sendiri di Provinsi Gorontalo terus mempelajari hal-hal yang akan dilakukan ke depan karena Kemenpan kemarin sudah mengirimkan surat ke kami di daerah terkait dengan implementasi dan internalisasi.

Host : Berarti kita harus merujuk ke Birokrasi berkelas Dunia, itu artinya kita harus bersaing dengan daerah-daerah yang ada di negara-negara maju?

Aryanto : itu ada benarnya karena kita mempunyai sumber daya alam, dan sumber daya alam tadi kita sepakat siapa yang bisa mengelola dengan baik tentu akan mengasilkan yang lebih baik pula. Kita bayangkan kita punya sumber daya alam tapi kita tidak mampu memanage itu, tentu orang lain yang akan memanagenya. Dan kalau sudah bicara manajemen artinya kalau sudah bicara ekonomi beararti datanglah eksploitasi. Kalau kita bicara soal pemerintah daerah, misalnnya pemerintah daerah kabupaten Gorontalo, Sulawesi Utara, sulawei tengah, Sulawesi tenggara, mereka itu juga berkompetisi untuk menjadi lebih baik. Artinya jika kita tidak berubah atau tidak berbenah, mereka akan mengalahkan kita dala tanda kutip pada konsep misalnya dalam manajemen perubahan.

Line Tlfn : saya telah menyimak apa yang telah disampaikan oleh kedua narasumber tadi yang pertama ikhlas bekerja. Kedua, kejujuran. ketiga, bisa menginterfensi dan menguasai apa yang kita kerjakan. Kalau ini bias terlaksana maka daerah kita akan lebih maju (Pak Hasan, Kecamatan Telaga Biru).
Line SMS : Arif di Tomulabutao. Kenapa kita harus berkelas dunia, Kenapa kita tidak mencoba di Indonesia dulu misalkan ada daerah yang bisa menjadi poercontohan untuk provinsi Gorontalo. Mohon maaf saya sepakat dengan apa yang disampaika oleh kepala BI sebelumnya yang mengatakan jika kita mengawali perkerjaan dengan baik maka kedepannya juga akan menjadi lebih baik. Pertanyaannnya, apakah sebagian besar ASN yang sudah terlanjur nyaman dengan pekerjaan budaya yang ada bias direformasi ke budaya yang baru? Saya kasih kesempatan ke pak Budi untuk menanggapinya, silahkan.

Budi : contoh untuk ASN Jika kita ingin menjadi baik maka kita juga harus berkerja ikhlas, jujur dan bertaqwa. kamipun di Bank Indonesia melakukan hal yang sama karena itu menjadi penting. Makanya perlu adanya budaya kerja religi. Kami di BI menamakan BI Religi. Dan kamipun di Bank Indonesia semua agama tetap sama melakukan ibadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing dan itu dilaksanakan dan diterapkan pada kegiatan sehari-hari.  Dan setiap hari-hari besar ada lomba-lomba yang kami lombakan baik lomba ngaji, nasyid dan masih banyak lagi lomba-lomba yang lain. Bahkan setiap jumat kami bergantian memberikan ceramah.

Host : Nah silahkan pak Aryanto juga mungkin bisa menanggapi
Aryanto : untuk suasana ini Alhamdulilah sudah terbangun di pemerintahan kita sekarang, pemerintahan NKRI Gubernur dan wakil Gubernur selalu menekankan hal ini kepada kita semua ASN untuk bekerja tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat. Semua bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Berita Terbaru

Pranala
Image

Cari

Biro Organisasi
Provinsi Gorontalo

Jl Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo

Telp. +6282350595263

e-mail : org@gorontaloprov.go.id