Biro Organisasi Gelar Rakor Internalisasi Core Values BerAKHLAK

Kabupaten Boalemo, Biro Organisasi – Biro Organisasi Setda Provinsi Gororntalo menggelar Rapat Koordinasi Internalisasi Core Value BerAKHLAK, yang diintegrasikan dengan Verifikasi serta Validasi Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK), yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Kamis, (28/10/2021) di Hotel Grand Amalia Kabupaten Boalemo.


Wagub menuturkan, nilai-nilai dasar BerAKHLAK harus diimplementasikan oleh setiap ASN di seluruh lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“ Tanamkan dalam diri kita bahwa ASN Provinsi Gorontalo BerAKHLAK dan bangga melayani bangsa, “ jelas Wagub. Idris mengatakan, BerAKHLAK merupakan nilai-nilai dasar atau core values bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan akronim Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Foto Bersama Para Pimpinan bersama Wakil Gubernur, menggunakan attribut Berahlak


“ Penerapan nilai-nilai dasar BerAKHLAK tidak boleh dilaksanakan secara parsial, tetapi harus komprehensif, sehingga rakor ini saya harapkan dapat menyamakan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak ASN dalam dalam menggerakkan organisasi pemerintahan,” tegasnya.

Terkait Validasi Anjab dan Analisis ABK, Wagub berharap dapat meningkatkan kualitas jabatan fungsional dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien dan menjadikan analisis jabatan sebagai pedoman dalam melakukan manajemen organisasi khususnya tata kerja dan pembagian tugas pokok dan fungsi serta uraian tugas yang lebih jelas.

Sementara itu saat menjadi narasumber Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo Aryanto Husain memaparkan, birokrasi professional harus mampu melayani rakyat dengan maksimal dan meletakkan pondasi yang diperlukan bangsa untuk memenangkan persaingan global.

Kepala Biro Organisasi duduk bersama Staff Ahli Gubernur

“ Mengutip pernyataan Bapak Presiden Jokowi pada pidato visi Indonesia beberapa waktu lalu, saat ini tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linier, tidak ada lagi kerja rutinitas, tidak ada lagi kerja monoton, tidak ada lagi kerja di zona nyaman, harus berubah !”, tegas Aryanto. Menurutnya, ASN yang professional, bersih, kompoten dan berintegritas sangat berperan dalam menentukan efektifitas pemerintah mewujudkan visi pembangunan.


“ ASN harus mampu keluar dari comfort zone (zona nyaman), memiliki kemauan dan keberanian untuk berubah sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan professional,” terangnya. Lebih lanjut Karo Organisasi mengatakan, dalam mejalankan tupoksinya ASN harus bisa meninggalkan status quo bias diantaranya merasa pintar atau hebat, merasa tidak punya masalah dan tidak mau merubah walau tahu caranya.


“ Status quo bias ini ada pula takut perubahan yang akan membawa dampak negative, tidak tahu cara yang benar untuk berubah, teknik modifikasi belief’s yang salah dan tidak ada teguran dan sanksi serta pembiaran oleh pimpinan,” pungkasnya.

Rakor yang diikuti oleh 64 perserta di lingkup Pemprov Gorontalo tersebut dilaksanakan selama dua hari. Selain Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo Aryanto Husain, rakor kali ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal, ESDM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Gorontalo Rugayah Biki serta Riwan Laraga dari Widyaiswara.

Berita Terbaru

Pranala
Image

Cari

Biro Organisasi
Provinsi Gorontalo

Jl Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo

Telp. +6282350595263

e-mail : org@gorontaloprov.go.id