Biro Organisasi – Sebagaimana yang kita ketahui untuk evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) tentu konsepnya tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, setelah kita menyampaikan evidence atau laporan, kemudian kita melakukan wawancara atau interview dengan organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu. Ungkap kepala Biro Organisasi Sri Wahyuni saat memberikan arahan pada persiapan teknis pemaparan implementasi RB dan SAKIP yang dilaksanakan di ruang Huyula Gubernuran Gorontalo yang diikuti oleh OPD teknis seperti BAPPPEDA, Inspektorat, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan & Perikanan, Dinas PM-PTSP, Dinas Pangan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta Biro Organisasi. Selasa, (14/11)

Di akhir tahun ini yang menjadi fokus RB yakni tahap evaluasi yang akan dilakukan selama sebulan, sejak tanggal 25 September hingga 27 Oktober. Pertemuan ini dilaksanakan karena adanya rencana Pemprov Gorontalo akan melakukan pertemuan dengan KemenPAN-RB yang diagendakan dalam waktu dekat ini. Hal ini sengaja dilakukan sebelum tim nasional melakukan rapat pleno dengan evaluator Meso.
“Sebelum pelaksanaan pleno terbentuk, kami Pemprov Gorontalo ingin melakukan pertemuan dalam rangka penajaman terhadap nilai evaluasi RB dan SAKIP. Karena tentunya RB ini sesuatu yang baru apalagi RB tematik. Kalau RB general sudah kita lakukan tahun-tahun sebelumnya” ungkap Sri wahyuni.
Iapun menambahkan kalau RB tematik ada perbedaannya sedikit dari pemerintah daerah. Jadi tidak ada kata terlambat meskupun dilihat dari segi tahap evaluasi sudah sesuai. Tapi tidak serta merta tentunya ini adalah upaya pemerintah Provinsi Gorontalo dengan harapan Pemerintah Pusat berpandangan bahwa Pemprov Gorontalo bersungguh-sungguh meningkatkan nilai indeks RB dan SAKIPnya yang selama ini stagnan di posisi B dengan harapan bisa naik menjadi BB
Pada saat pertemuan nanti Pemerintah Provinsi akan menyampaikan kendala apa saja yang selalu ditemui pada RB general yang sudah dilaksanakan maupun RB tematik yang kemudian dalam waktu injuri time sudah harus dilaksanakan.



