Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi melakukan penyesuaian jadwal pelaksanaan Wor
k From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. WFA yang sebelumnya direncanakan dilaksanakan setiap hari Jumat mulai 4 Februari 2026, kini ditetapkan pelaksanaannya setiap hari Rabu.
Kebijakan ini merupakan arahan langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo sebagai bagian dari upaya mendorong produktivitas aparatur, peningkatan kinerja organisasi, serta penerapan pola kerja yang lebih fleksibel dan adaptif. Melalui kebijakan WFA, ASN diberikan ruang untuk dapat bekerja dari mana saja, sepanjang tetap memenuhi target kinerja dan tanggung jawab jabatan masing-masing.
Penyesuaian jadwal WFA tersebut juga dilandasi pertimbangan efisiensi anggaran, sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD. Dengan pengaturan kerja yang lebih fleksibel, pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo menegaskan bahwa penerapan WFA bukan sekadar perubahan pola kehadiran, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja aparatur pemerintah yang menekankan pada hasil kerja, kedisiplinan, dan akuntabilitas kinerja. ASN tetap diwajibkan memenuhi jam kerja efektif, mengikuti agenda kedinasan yang telah ditetapkan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
![]()
Pelaksanaan WFA diserahkan pengaturannya kepada masing-masing perangkat daerah dengan memperhatikan karakteristik tugas dan fungsi. Pimpinan perangkat daerah bertanggung jawab memastikan bahwa kebijakan ini tidak mengganggu penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, maupun pencapaian sasaran kinerja organisasi.
Melalui kebijakan WFA ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap ASN dapat bekerja secara lebih produktif, inovatif, dan seimbang, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efisien, modern, dan responsif terhadap dinamika kebijakan nasional.



