Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan audiensi dan pemaparan implementasi Reformasi Birokrasi oleh Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahudidin yang didampingi oleh Plt. Kepala Biro Organisasi Provinsi Gorontalo Dr.Ir. Yosesf P. Koton, M.Si yang diterima langsung oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntablitas Aparatur dan Pengawasan Kementrian PAN-RB, Selasa (21/1) di Ruang Rapat KemenPANRB RI.

Rudy dalam paparannya dengan judul Penajaman Implementasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP Provisi Gorontalo mengatakan pentingnya reformasi birokrasi dari hulu ke hilir harus memperhatian beberapa hal yakni kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan investasi, pengendalian invlasi serta peningkatan produk dalama negeri.
Program penanggulangan kemiskinan untuk tahun 2024 dengan melakukan pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan serta pengurangan kantong kemiskinan kata Rudy. Selanjutnya Rudy juga menjelaskan untuk peningkatan kemiskinan dengan meningkatkan promosi investasi , melakukan delivery service dan melakukan peningkatan pengawasan dan pendampngan pelaku usaha dalam hal pelaporan kegiatan penaman modal.
“ Nah, untuk menekan angka stunting kita pemerintah ProvinsiGorontalo melakukan koloborasi dengan program kesehatan dan program peningkatan kesehatan gizi siswa di sekolah SLB pada siswa yang terdeteksi kurang gizi kata Rudy. Dalam paparannya Rudy juga mengatakan bahwa untuk pengembangan P3DN melalui program pengembangan UMKM di setiap kabupaten/kota.

Rudy juga mengungkapkan capaian Nilai Akuntabilitas Kinerja Tahun 2024 Provinsi Gorontalo sebesar 68,88 dengan (Predikat B ). Dengan melihat capaian pada tahun 2024 maka diharapkan pada tahun 2025 Nilai Akuntabilitas Kinerja Provinsi Gorontalo bisa meningkat dengan capaian 70,05 (Predikat BB).



