Kepala Biro Organisasi Aryanto Husain memberikan arahan pada Kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Gorontalo 2022 di Aston Hotel and Villas. Rabu, (02/11/2022).
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengangkat tema pencegahan Stunting di Provinsi Gorontalo dengan Pendekatan Core Values ASN BerAKHLAK yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harminis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
Kepala Biro Organisasi Aryanto Husain menekankan pada mencegah stunting melalui penguatan RB Tematik Dan ASN BerAKHLAK Di Provinsi Gorontalo.
“Insya Allah Provinsi Gorontalo telah menjadi Pilot Projec pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tematik. RB Tematik ini ada empat Pengentasan Kemiskinan, Memudahkan Investasi, Akselerasi Digitalisasi Administrasi Pemerintah, dan Tematik Prioritas Presiden. Tapi ada skala mikro yaitu daerah, kalo perlu stunting ini akan dijadikan sebagai permasalahan RB tematik yang penanganannya dengan pendekatan perbaikan Tata Kelola Pencegahan Stunting” ujar Aryanto.
Aryanto Husain memberi semangat kepada semua peserta tenaga Kesehatan untuk selalu membicarakan kinerja bukan memperbanyak membicarakan masalah. Karena ini akan memacu untuk berkinerja memberikan dampak kepada masyarakat.
Sebelumnya Fungsional Kementrian PAN RB Nadjamudin Bointang menjelaskan pendekatan pencegahan stunting ini secara kolaboratif harus berbagi hasil dengan unit kerja lain atau disebut dengan share outcome. Dan apabila ada hambatan di daerah dalam menjalankan kebijakan dari pusat maka bisa diatasi dengan deregulasi kebijakan, daerah dapat membuat perkada terkait dengan Stunting.
Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Pretty Multihartina atas nama Menteri Kesehatan Republik Indonesia memberikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo dalam penanganan stunting.
Pewarta, Rina
Editor, Vivi



