Pesan Reformasi

Ilustrasi seorang yang tepat di tempat yang tepat.

The right man on the right place

Aryanto Husain - Bekerja di tempat sesuai yang dinginkan adalah dambaan setiap ASN. Seorang staf pelaksana ingin bekerja di lingkungan yang nyaman baginya. Kenyamanan bekerja juga diharapkan para pejabat administratur maupun pengawas. Lingkungan kerja yang produktif dan adanya penghargaan terhadap kinerja umumnya menjadi sumber motivasi utama ASN.

Sebaliknya bagi organisasi, kehadiran para ASN yang berdedikasi dan professional adalah kemutlakan. Setiap instansi menginginkan ASN dapat memenuhi visi dan misi organisasi beserta targetnya. Hal ini hanya bisa dicapai jika ASN mengikuti budaya kerja dan budaya organisasi yang ada.

Ini adalah gambaran ekspektasi yang mutalistik dan saling melengkapi, antara ASN dengan instansi dia bekerja. Pertemuan kedua ekspektasi ini dalam desain human capital arsitektur yang sedang dikembangkan KemenPANRB disebut Employee Value Preposition (EVP). EVP menjadi penanda hadirnya filosofi the right man on the right place, orang yang tepat di tempat yang tepat, dalam manajamen SDM Aparatur.

The right man on the right place dalam dunia birokrasi pemerintah adalah upaya menempatkan seseorang ASN sesuai dengan kompetensinya. Penempatan ASN yang kompeten diharapkan dapat meningkatkan kinerja maupun produktivitas organisasi.

Dalam dunia birokrasi yang semakin fleksibel, menempatkan ASN yang tepat di tempat yang tepat adalah kebutuhan mendasar. Setiap formasi jabatan memiliki jenis kompetensi yang berbeda-beda.

Dengan ANJAB/ABK kompetensi jabatan terpetakan dengan jelas. Jumlah formasinyapun bisa dihitung. Maka menempatkan ASN yang tepat di tempat yang tepat bukan hal yang sulit sehingganya mampu menjawab kebutuhan birokrasi pemerintah.

Penyusunan dokumen ANJAB/ABK adalah tahapan penting dalam proses penempatan pegawai. Semakin baik hasil ANJAB/ABK semakin jelas berapa kebutuhannya serta kompetensi apa yang dibutuhkan. ASN yang tidak perform dalam jabatannya sangat mungkin karena penempatannya tidak merujuk dokumen ini.

Implikasi the right man on the right place adalah mudahnya pelaksanaan tugas dan fungsi ASN. Dengan kemampuan yang dimilikinya, seorang ASN dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan tepat tanpa banyak kesalahan serta tanpa beban.

ASN yang tepat di tempat yang tepat akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ini menjadi passionnya. Pekerjaan diselesaikan dengan rasa senang dan tanpa beban. Rasa memiliki pekerjaan tersebut besar sehingga tidak menyurutkan semangatnya saat ada tantangan.

Mereka akan selalu bersemangat menunggu masuk kantor, lalu mengatakan, I Love Monday!

Bekerja mandiri dan professional adalah orientasi, mereka menghindari pembicaraan yang tidak berarti. ASN seperti ini tidak akan terjebak dalam paradoks of PLOT (Parkinson Law of Triviality), paradoks kebiasaan individu manusia yang selalu menyenangi materi pembicaraan ringan yang tidak berarti daripada materi diskusi yang bernas.

ASN yang terjebak dalam paradoks of PLOT senang berkelompok dan akan saling mempengaruhi. Efek bandwagon ini sulit dihindari sebagai konsekwensi ASN yang juga sebagai mahluk sosial dengan kecenderungan yang selalu ingin bersama dan berkelompok.

Namun tidak bagi ASN yang tepat di tempat yang tepat. Mereka akan mudah mengelola waktunya dan mengisinya dengan kegiatan terkait tugas dan fungsi yang diembannya. Mereka akan mudah berbaur dalam kelompok-kelompok kerja yang dibentuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu.

ASN tepat dan bekerja di tempat yang tepat akan selalu berusaha meningkatkan kompetensinya. Dia akan selalu mencari dan menemukan cara meningkatkan pengetahuan dan skillnya. Seorang perencana, misalnya, tidak hanya puas dengan membuat rumusan perencanaan tapi juga tertarik mengembangkan skill menulis, pubik speaking hingga teknik negoisasi.

ASN tepat dan bekerja di tempat yang tepat akan menjadi agen perubahan (agent of change) yang akan mempromosikan keteladanan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Mereka adalah reformer yang selalu mendorong perubahan menuju kinerja yang dibutuhkan organisasinya.

Menjadi ASN yang tepat di tempat yang tepat, siapkah Anda?

Berita Terbaru

Pranala
Image

Cari

Biro Organisasi
Provinsi Gorontalo

Jl Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo

Telp. +6282350595263

e-mail : org@gorontaloprov.go.id